Cara Cek Komponen Saat Motherboard Dialiri Power (Adapter masuk)

Artikel cara cek komponen ini kami cuplik dari modul materi kursus memperbaiki laptop Amanah Komputer.
Bagi anda yang masih kurang faham dengan apa yang dijelaskan pada artikel ini, bisa mengikuti kursusnya langsung. InSya Allah materi yang terdapat pada artikel ini akan kami jelaskan dengan sederhana, bahasa yang mudah dimengerti dan disertai praktek langsung sehingga anda akan benar-benar faham.

1. Dioda

Cara cek komponen Dioda yaitu dengan meletakkan probe hitam “-” pada ground motherboard dan probe merah “+” pada ujung dioda “-” (power-in) kemudian lihat pada tester dan juga letakkan probe merah pada ujung dioda “+” (power-out). Jika dalam pengukuran tersebut ternyata dioda mempunyai tegangan, dapat dipastikan bahwa dioda dalam keadaan baik.

2. Resistor

Cara cek komponen resistor juga sama dengan dioda (berlaku hanya pada power resistor saja).

3. Capasitor

Untuk capastior, cara cek komponen tersebut yaitu dengan meletakkan probe hitam “-” pada ground motherboard dan probe merah “+” pada kutub positif dari capasitor.
Kemudian lihat angka yang ada pada tester (dalam kasus ini saya ambil contoh mengukur capasitor pada blog processor). Jika angka menunjukkan > 1,05v berarti capasitor/processor dalam keadaan baik.

4. Mosfet

Kemudian cara cek komponen Mosfet yaitu Probe hitam “-” pada ground dan probe merah “+” pada urutan angka 1, 2, 3 yaitu (source) volt-in dari mosfet dan pin 4 yaitu (gate). Kita abaikan untuk mosfet type (p-channel) dan 5, 6, 7, 8 (Drain) volt-out. Jika ketika kita ukur ternyata ada tegangan masuk maupun keluar berarti mosfet dalam keadaan baik.

Cara Menentukan Kaki Transistor

Setelah kita tahu cara cek komponen, selanjutnya cara menentukan kaki transistor. Agar dalam melakukan pengukuran kita dapat langsung tahu kaki-kaki pada transistor untuk dimulainya pengukuran. Sebab kita tidak mungkin langsung mengukur tanpa tahu dulu kaki-kaki yang ada pada transistor. Oleh karena itu kami akan mengulas cara-cara menentukan kaki yang ada pada transistor.

Menentukan Kaki Basis

1. Putar batas ukur pada Ohmmeter X10 atau X100.

1. Misalkan kaki transistor kita namakan A, B, dan C.

2. Jika kita letakkan probe hitam “-” ke A dan probe merah “+” ke B dan ke C dan menunjukkan angka dan setelah dibalik tidak menunjukkan angka maka itu adalah kaki BASIS

Menentukan Kaki Colector

1. Putar batas ukur pada Ohmmeter X1K atau X10K.

2. Jika kita letakkan probe merah ke B dan probe hiam ke C , kemudian kaki A (basis) dan B kita pegang dengan jari tanpa menyentuhkan kedua kaki tersebut dan jarum naik sedikit. Maka kaki B itu yang COLECTOR.

3. Jika kaki BASIS dan COLECTOR sudah diketahui berarti kaki satunya adalah EMITOR.

——————————————————————————————————————————————-
Kata kunci pencarian: Cara Cek Komponen Elektronika, Cara Mengukur Komponen Motherboard.
——————————————————————————————————————————————-

Mengukur Transistor PNP dan NPN

Untuk mengetahui perbedaan dari kedua type transistor yaitu PNP (Positif – Negatif – Positif) atau P-channel maupun NPN (Negatif – Positif – Negatif) atau N-Channel. Kita butuh melakukan pengukuran pada transistor tersebut untuk mengetahui mana yang PNP dan mana yang NPN, agar kita nanti tidak salah dalam pemasangan. Sebab, jika kita salah dalam pemasangan bisa-bisa transistor yang kita pasang akan mati maupun konslet dan paling parah lagi bisa terbakar. Untuk itu dibutuhkan teknik pengukuran yang tepat agar pemasangan transistor tidak salah.

CARA MENGUKUR TRANSISTOR NPN

1. Arahkan saklar ke posisi Ω x100

2. Kemudian letakkan probe hitam “-” pada kaki basis dan probe merah “+” pada colektor dan jarum harus meyimpang kekanan. Bila pencolok merah dipindah ke emitor , jarum harus kekanan lagi. Hubungkan probe merah pada basis dan pencolok hitam pada kolektor. Jarum seharusnya tidak menyimpang dan jika probe hitam dipindah ke emitor, jarum juga harus tidak menyimpang

3. Arahkan saklar ke posisi 1k.

4. Hubungkan probe hitam (-) pada kaki kolektor dan merah (+) pada kaki emitor, arum harus sedikit menyimpang ke kanan . Jika dibalik jarum tidak harus menyimpang. Jika salah satu peristiwa tersebut tidak terjadi, kemungkinan transistor rusak.

CARA MENGUKUR TRANSISTOR PNP

1. Arahkan saklar ke posisi Ω x100

2. Hubungkan probe merah (+) dan probe hitam (-) pada kolektor, jarum yang ditunjukkan harus menyimpang ke kanan. Bila probe merah (+) pada porbe merah dipindah ke emitor, jarum harus ke kanan lagi. hubungkan probe merah pada basis dan probe hitam dipindah ke emitor, jarum juga harus tidak menyimpang dan jika probe hitam di pindah ke emitor jarum juga harus tidak menyimpang.

3. Cara cek komponen diatas juga dapat digunakan untuk mengetahui mana kaki basis, kolektor dan emitor suatu transistor

4. Arahkan ke VDC untuk mengetahui bahan dari transistor. Setelah itu lakukan pengujian pada kaki basis dan emitor. Jika voltase atau keluaran yang dihasilkan di multimeter adalah 0,2 volt dapat dipastikan bahan yang di pakai dalam komponen transistor itu adalah dari bahan germanium, dan jika keluaran yang dihasilkan adalah 0,6 volt, kemungkinan komponen yang digunakan berasal dari bahan silicon.

——————————————————————————————————————————————-
Kata kunci pencarian: Cara Cek Komponen Elektronika, Cara Mengukur Komponen Motherboard.
——————————————————————————————————————————————-

Cara Mencari Persamaan Komponen

Terkadang kita tahu bahwa ada komponen yang short atau mati pada motherboard. Kemudian kita tidak punya komponen pengganti yang sama. Untuk mengatasi masalah tersebut kami akan memberi tahu untuk anda cara mencari persamaan komponen dari masalah yang anda alami saat itu.

Mencari subtitusi dari transistor

Maksimum tegangan kolektor-untuk-base (VCBO) bagian pengganti harus memiliki rating VCBO sama atau lebih tinggi daripada yang asli. Maksimum tegangan kolektor-ke-emitor atau Gate (VCEO) Bagian pengganti harus memiliki rating VCEO sama atau lebih tinggi daripada yang asli. Maksimum tegangan emitor-untuk-base (VEBO) Bagian pengganti harus memiliki rating VEBO sama atau lebih besar daripada yang asli. Maksimum arus kolektor atau Drain (IC) Bagian pengganti harus mampu menangani sebanyak (atau lebih) arus kolektor seperti aslinya. Daya disipasi (PD Watts)Bagian pengganti harus dapat melebihi bagian asli. value (HFE) pengganti harus memiliki value yang sama atau lebih baik daripada yang asli dan harus sedekat mungkin dengan spesifikasi asli .Gain-bandwidth (FT) pengganti harus memiliki frekuensi transisi sama dengan atau lebih cepat daripada yang asli dan harus sedekat mungkin dengan spesifikasi asli.

Note: Transistor pengganti tidak boleh panas. Jika masalah masih berlanjut pakai transistor yang hampir sama dan yang paling baik ganti dengan transistor yang berkode sama jika ada.

Untuk memudahkan mencari persamaan ic transistor dapat anda kunjungi situs ini.

————————————————
Baca juga: Mengenal Bios Laptop
————————————————

Istilah – istilah Pada Motherboard Laptop

1. Bios Bug

Bios bug adalah gangguan yang terjadi pada firmware bios yang menyebabkan boot menjadi gagal. Contoh pada operating system corrupt dan tidak bisa ngeload. Itu hanya dikarenakan software bermasalah. Pada kasus bios bug firmwarenya yang bermasalah.

Note: software adalah program yang diinstal ke harddisk sedangkan firmware program yang diinstal ke ic.

2. Power spike

Power spike adalah lonjakan power yang melebihi kapasitas power penstabil. Komponen yang memiliki spike adalah procesor, vga dan i.o kontroler.

3. VS komponen

VS komponen adalah komponen power switch yang mengatur kontribusi tegangan dari VALW (tegangan selalu ada) menjadi VS (tegangan hanya ada pada saat switch on) jika PU ini bermasalah power akan menjadi drop.

4. Intermiten

Intermiten adalah ganguan konduktor, timbal, longgar koneksi pendistribusian tegangan yang menyebabkan penyempitan atau berkurangnya kontribusi power melebihi batas toleransi.

5. EMI induksi elektromagnetik

EMI adalah gangguan yang tidak diinginkan di dalam sirkuit elektronik yang diciptakan oleh radiasi elektromagnetic yang dikeluarkan dari sumber luar. Gangguan ini bisa memperlambat kinerja di dalam suatu rangkaian tersebut.

6. Protect eror short

Protect eror short terjadi arus pendek diarea yg telah dilalui bios power managemen pada rangkaian,sehingga bios mematikan/memutuskan tegangan yang masuk untuk melindungi kerusakan pada komponen lain.

—————————————————————————–
Amanah Komputer | Pelatihan Service Notebook Paling Kondusif
—————————————————————————–

Pemahaman System Board Secara Umum

pemahaman umum alur tegangan data laptop

pemahaman umum alur tegangan data laptop

cara cek komponen elektronika motherboard laptop

cara cek komponen elektronika motherboard laptop

Komentar

One comment on “Cara Cek Komponen Elektronika Motherboard Laptop

Avatar image
proxy list on 29 06

What’s up,I check your new stuff named “Cara Cek Komponen Elektronika Motherboard Laptop” on a regular basis.Your story-telling style is witty, keep up the good work! And you can look our website about proxy list.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>